Terdampar Sepetak Hati
Tanpa Tali
Tanpa Tepi
Mencoba Meradang Mimpi
Mengejar Hari
Lara Terus Bertandang
Karna Bodohnya Diri
Tak Ada Nyali
terbenam Dalam Keruhnya Jiwa
Nyali Terkubur Di Antara rasa
Rasa Samakan Tumbuh
Dengan Akar Yang Kokoh
Bersama dengan Rimbunnya Mimpi
Manisnya Khayal
Berbunga Cinta Yang Bertubi-tubi
Tapi....
Lidahku Tetap Terkatub
Bibir Tertutup
Meski Mata Terbuka Lebar
Ku Tak sanggup Bergumam
Lagi -Lagi Nyaliku Ciut
Hati Dan Jiwa Yang Terpaut
Kubawa bersama Arus Cinta
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar